web 2.0
TO BUILD THE FUTURE IS GETTING A MAP TODAY HIGH RESOLUTION SATTELITE IMAGERY QUICKBIRD (HIRES 60 CM)_WORLDVIEW (HIRES 50 CM)_IKONOS (HIRES 1 M)_GEOEYE (HIRES 50 CM)_SPOT (MIDRES 10M, 5M, 2.5M)

Layanan Kami

Kami memberikan solusi bagi anda para professional dibidang anda masing-masing, membantu dan mempermudah di dalam penyelesaian tugas-tugas anda, project, maupun perencanaan pembangunan untuk jauh ke depan. Dibutuhkan sumberdaya yang tidak hanya secara tekstual maupun angka-angka tapi secara Spasial nyata dalam visualisasi dan analisa anda kondisi real hari ini, sebulan yang lalu, setahun yang lalu, dua tahun yang lalu, tiga tahun yang lalu, dan seterusnya. Seiring dengan kemajuan Teknologi Penginderaan Jauh yang terus bergerak dalam menunjang pembangunan, Kami penyedia jasa layanan Product Citra Satelit yang juga merupakan reseller resmi memperkenalkan Citra Satelit Resolusi Tinggi 60 centimeter dan Worldview 50 centimeter dari DigitalGlobe. Dengan resolusi tinggi dari citra satelit quickbird dan worldview sangat cocok pemanfaatannya dalam mengidentifikasi sumber daya alam, perencanaan dan monitoring jalan raya, saluran pipa dan fasilitas lain, pemahaman dan monitoring kondisi lingkungan bumi, perencanaan dan pengawasan terhadap batas-batas administrasi Provinsi, Kabupaten-kota, Kecamatan, kelurahan-desa, menanggapi situasi darurat bencana alam dan membangunnya kembali, serta perencanaan Investasi dalam pengembangan lahan dan infrastruktur.

Jumat, 06 Januari 2012

False Color Composite Dari Citra Resolusi Tinggi

Untuk pemanfaatan Hires Imagery dari Google earth tentu saja tidak maksimal. karna imagery dari DigitalGlobe, Geoeye, atau Spot yang di google earth tidak update dan apabila kita unduh imagerynya yang harus di rekti setelahnya hanya secara visual saja. sesuai kebutuhan kita Citra Resolusi Tinggi bisa kita  order ke Reseller resmi seperti kami Reseller resmi dari Digitalglobe khususnya hires Quickbird dan Worldview. kalau lebih ke visualisasi saja natural color standard sudah cukup dengan 3 Band RGB nya. tapi kalau untuk pengklasifikasian pemukiman, hutan, tanaman dan badan airnya kita bisa order  yang Bundle  Panchromatic 0.6m dan Multispectral 2.4m. kombinasi Band RGB 321 untuk natural color dari hasil pansharpnya yang menghasilkan res 0.6m 4 Band, kombinasi Band RGB 321 untuk natural color, 432 untuk False color Red, dan 342 false color Green. kentara sekali pengklasifikasian dengan kombinasi False color Red ataupun Green terlihat dari tanamannya. apalagi sekarang DigitalGlobe sudah publish dengan 8 Band dari WorldView-2 nya tapi data Archivenya masih Minim sekali untuk Kawasan Indonesia.


Perbandingan RGB dan NIR 
RGB Natural Color
NIR False Color

  

Rabu, 01 Juni 2011

Pemanfaatan Citra Quickbird di Bidang Kehutanan

Aplikasi pada bidang kehutanan digunakan untuk monitoring program reboisasi, illegal loging dan timber management. Hal ini penting karena dengan citra Quickbird penebangan liar dapat diketahui dengan cepat dan akurat. Begitu pula untuk kegiatan lain, seperti monitoring kebakaran hutan, deforestation dan penebangan liar.
Kehutanan (Forest Fire)

Monitoring Perubahan Struktur Geologi dan Identifikasi Bahan Mineral

Geology (Tectonic Uplift)

Senin, 23 Mei 2011

Pemanfaatan Citra Quickbird dalam Monitoring Kebakaran dan Kecelakaan Lingkungan

Perencanaan Tanggap Darurat Kebakaran dan Kecelakaan Lingkungan. Digunakan untuk Perencanaan jalur evakuasi dan monitoring perkembangan. Objek yang diamati adalah :
  • Sungai 
  • Jalan
  • Bangunan 
  • Komposisi Tutupan Lahan
  • Kawasan Lindung 
  • Sumberdaya Air 
  • Evakuasi Area        
Rute Evakuasi
 

Selasa, 17 Mei 2011

Keuntungan dari citra Quickbird di berbagai bidang

  • Resolusi 61 cm
  • Akurasi Paling Tinggi
  • Mudah melakukan identifikasi objek 
  • Sesuai untuk update peta
  • Dapat digunakan untuk monitoring perubahan dan perkembangan wilayah
Penetapan Batas Administrasi
 

Resolusi Temporal

Resolusi Temporal Menunjukkan interval waktu antar pengamatan, Seperti dalam hal memonitor perkembangan badai maka dibutuhkan pengukuran setiap menit, dalam hal produksi tanaman membutuhkan pengukuran setiap musim.


Resolusi Temporal Monitoring Perubahan Guna Lahan



Monitoring Perubahan Tutupan Lahan


Resolusi Spektral

Resolusi Spektral menunjukkan lebar kisaran dari masing-masing band spektral yang diukur oleh sensor. Untuk mendeteksi kerusakan tanaman dibutuhkan sensor dengan kisaran band yang sempit pada bagian mera. 


  

Perbandingan Klasifikasi Lahan

Untuk penentuan luasan penggunaan lahan (landuse) dan tutupan lahan (landcover) maka dapat dilakukan klasifikasi. Klasifikasi dapat pula digunakan untuk berbagai kegiatan seperti pertanian, kehutanan dan lain-lain. Klasifikasi dipakai pula dalam penentuan potensi lahan.
 
Perbandingan Klasifikasi Lahan

Minggu, 15 Mei 2011

Resolusi spasial

         Resolusi Spasial merupakan luas suatu objek di bumi yang diukur dalam satuan Piksel pada Citra Satelit. Apabila suatu objek dilakukan pengambilan gambar yang mempunyai ukuran luas aslinya 30m x 30m ditampilkan pada citra satelit dengan ukuran 1 piksel maka citra satelit tersebut mempunyai resolusi spasial 30m. Dengan kata lain apabila citra mempunyai resolusi spasial 30m, maka 1 piksel pada citra satelit mewakili luasan aslinya berukuran 30m x 30m. Jadi semakin kecil ukuran asli suatu objek tersebut dalam 1 piksel pada citra satelit maka semakin jelas dan detail tampilan objek tersebut Pada citra satelit. Seperti halnya data citra digital worldview2 yang mempunyai resolusi spasial 0,46m yang berarti setiap 1 piksel ukuran objek pada citra worldview2 mewakili 0,46m x 0,46m ukuran nyata objek tersebut, begitu juga dengan citra worldview1 yang mempunyai resolusi spasial 0,5m dan citra quickbird yang mempunyai resolusi spasial 0,6m, tentu sangat jelas dan detail sekali tampilan objek tersebut. Dengan resolusi spasial tinggi yang dimiliki citra digital worldview2, worldview1, dan quickbird sangat membantu kita dalam mengidentifikasi semua objek spasial yang ada di muka bumi.

Perbandingan Resolusi Spasial

Jumat, 06 Mei 2011

To Build The Future Is getting A Map Today

Pengertian dari Peta
Menurut International Cartographic Association, peta adalah: representasi berhubungan dengan permukaan Bumi, pada medium bidang datar, mempunyai skala, dan abstrak. Peta adalah alat visualisasi yang paling baik di dalam proses implementasi dan pemantauan. Secara singkat kita dapat mengatakan Peta merupakan  Sebuah representasi objek grafis pada permukaan bumi atau fenomena geografis yang didistribusikan.

Jenis - jenis Peta
Peta biasanya digolongkan dalam dua tipe:

peta topografi adalah alat referensi, yang menunjukkan garis-garis besar peta alam yang diwakili oleh kontur. topografi juga dapat berupa penunjukkan terhadap jalan, sungai, kontur dan objek - objek lain (Gambar 1.1).

peta tematik adalah alat referensi untuk mengkomunikasikan konsep geografi seperti distribusi kepadatan penduduk, iklim, pergerakan barang, penggunaan lahan dll (Gambar 1.1)


Minggu, 24 April 2011

Download Batas Administrasi Kabupaten dan Kota Seluruh Indonesia Format Shapefile


Kumpulan 440 batas administrasi Kabupaten/Kota seluruh Indonesia dalam format shapefile keluaran Kementrian Kehutanan Republik Indonesia dengan sistem proyeksi peta Geographic datum WGS 1984, ukuran file 3 MB. Silahkan di Download dengan mengklik Link di bawah ini.

Sabtu, 23 April 2011

Contoh Tampilan Citra Natural Colour



Contoh Citra Quickbird Natural Color 
Resolusi Spasial 0.6 m - Kota Semarang

Prosedur Pemesanan Citra

  1.       Untuk mengetahui kondisi ketersediaan Archieve Citra yang akan di Order harus diketahui terlebih dahulu lokasi AoI ( Area Of Interest ), berbentuk Polygon Area tertutup bisa dalam Format Shapefile, Mapinfo Tab File, KML/KMZ File, Autocad DWG File, atau Autocad DXF File. Polygon AoI dikirimkan lewat Email ke idonad2279@gmail.com atau yusufmelayu@yahoo.co.id
  2.       Polygon AoI harus Sudah tergeoreference, koordinat Projection baik itu Geographic (Long/lat) atau UTM (Universal Transverse Mercator). Untuk Projection UTM sudan ditentukan Zona AOI. Indonesia berada pada Zona 46 s/d 54, Bujur Timur (E) dan Lintang Utara (-N) dari Garis Khatulistiwa atau Lintang Selatan (+S) dari gari Khatulistiwa
  3.       Untuk Order Archive Citra hasil Quicklook Citra akan kami Report balik lewat Email. Quicklook berupa informasi ketersediaan Archieve Citra yang meliputi informasi Catalog Scene ID yang dipilih, Sensor citra, Tanggal Akuisisi (perekaman), dan Persentase ketertutupan awan pada lokasi AoI
  4.       Apabila ok dengan kondisi Quicklook Archive citra dari kami selanjutnya akan kirimkan penawaran Biaya Order Citra satelit
  5.       Untuk Order New Tasking (Perekaman baru) kami akan langsung kirimkan penawaran setelah AoI kami terima


Zona UTM Indonesia

                            
      Untuk Info lebih lanjut bisa menghubungi kami langsung :
  •       Contacy person atau sms : 081311274979 ( Ardi Yusuf )
  •       Email : idonad2279@gmail.com ; yusufmelayu@yahoo.co.id

Rabu, 20 April 2011

Assemble Quickbird Tiles Dengan PCI Geomatica Versi 10.0.3

Khusus untuk Citra Quickbird,  Utilities “Assemble Quickbird Tiles” pada program PCI Geomatica berfungsi untuk menyatukan Tiles citra QB yang mempunyai metadata yang sama yang ada pada data Original Citra. Karna keterbatasan kemasan DVD, Scene citra hasil pemotretan dari Satelit dibagi menjadi beberapa Tiles citra yang dikemas dalam kemasan DVD.

Langkah-langkah pengoperasian Assemble Quickbird Tiles

1.      Buka Program Orthoengine PCI Geomatica

Minggu, 05 September 2010

Seminar Nasional Citra Satelit Worldview-2

SEHARI MENGENAL CITRA SATELIT WORLDVIEW-2 DALAM MENINGKATKAN PEMBANGUNAN DAERAH
 BERSAMA 
Mr. ABHAY MITTAL DARI DIGITALGLOBE
                                          
              
   SHANGRI-LA HOTEL, JAKARTA




Rabu, 04 Agustus 2010

CITRA SATELIT WORLDVIEW-2, DUBAI

CITRA SATELIT WORLDVIEW-2

RESELLER ORDER JUAL CITRA SATELIT QUICKBIRD WORLDVIEW IKONOS GEOEYE DAN SPOT

Bagi anda yang Membutuhkan data Citra Satelit resolusi tinggi, Quickbird, Worldview1 dan Worldview2 untuk kebutuhan perencaanaan pemetaan di dunia kerja yang anda geluti sekarang, baik itu di bidang Spasial, GIS, Remote Sensing, Geomatika, pertambangan, oil dan gas, mapping, perkebunan, lingkungan, pertanian, pertanahan, real estate, perencanaan wilayah, konsultan perencana, dan sebagainya, Kami siap  menyediakan data citra terbaik dan terakurat yang anda butuhkan dari sabang sampai merauke, dengan harga Resmi Reseller.

Untuk Informasi lebih lanjut anda dapat menghubungi kami lewat email : idonad2279@gmail.com atau HP : 081311274979



Terima kasih atas kepercayaannya memilih Citra Satelit Quickbird dan Worldview-2 dari kami Reseller resmi dari Digital Globe.
 

WORLDVIEW-2


Satelit WorldView-2 adalah satelit generasi terbaru dari Digitalglobe yang diluncurkan pada tanggal 8 Oktober 2009. Citra Satelit yang dihasilkan selain memiliki resolusi spasial yang tinggi juga memiliki resolusi spectral yang lebih lengkap dibandingkan produk citra sebelumnya. Resolusi spasial yang dimiliki citra satelit WorldView-2 ini lebih tinggi, yaitu : 0.46 m – 0.5 m untuk citra pankromatik dan 1.84 m untuk citra multispektral. Citra multispektral dari WorldView-2 ini memiliki jumlah band sebanyak 8 band, sehingga sangat memadai bagi keperluan analisis-analisis spasial sumber daya alam dan lingkungan hidup.

 


Karakteristik Worldview-2
Peluncuran
Tanggal : 8 Oktober 2009
Roket Peluncur : Delta 7920
Lokasi Peluncuran : Vandenberg Air Force Base, California
Orbit
Tinggi : 770 kilometer Sun synchronous, jam 10:30 am descending node
Periode orbit : 100 menit
Masa Operasi
7.25 tahun, meliputi seluruh yang terpakai dan yang mengalami penyusutan (mis. bahan bakar).
Dimensi Satelit, Bobot & Power
4.3 meter tinggi x 2.5 meter lebar, 7.1 meter lebar panel energi surya
Bobot : 2800 kilogram
3.2 kW panel surya, 100 Ahr battery
Sensor Bands
  • Pankromatik
  • 8 Multispektral:
o        4 standard colors: blue, green, red, near-IR 1
o        4 new colors: coastal, yellow, red edge, near-IR 2
Resolusi Sensor (GSD = Ground Sample Distance)
Pankromatik : 0.46 meter GSD pada nadir
0.52 meter GSD pada 20° off-nadir
Multispektral: 1.84 meter GSD pada nadir
2.08 meter GSD pada 20° off-nadir
(catatan : citra satelit harus diresampling ke ukuran 0.5
meters bagi kostumer di luar pemerintahan Amerika)
Dynamic Range
11-bit per pixel
Lebar Sapuan
16.4 kilometer pada nadir
Kapasitas penyimpanan
2199 gigabit
Perekaman per orbit
524 gigabit
Maksimal area terekam pada sekali lintas
65.6 km x 110 km mono
48 km x 110 km stereo
Putaran ke lokasi yg sama
1.1 hari pada 1 meter GSD atau kurang
3.7 hari pada 20° off-nadir atau kurang (0.52 meter GSD)
Ketelitian lokasi (CE 90)
  • 6.5m CE90, dengan perkiraan antara 4.6 s/d 10.7 meter CE90, di luar pengaruh terrain dan off-nadir
  • 2.0 m jika menggunakan registrasi titik kontrol tanah


APLIKASI REAL CITRA SATELIT WORLDVIEW-2 DALAM PEMBANGUNAN WILAYAH DI INDONESIA

Pemanfaatan citra satelit dalam Pemetaan Kawasan Tambang

Pemetaan Kawasan Tambang Terbuka Batu Bara PT. BA Tanjung Enim dan sekitarnya tahun 2008, berdasarkan ainterpretasi citra satelit.

Pemanfaatan citra satelit dalam Monitoring Daerah Terkena Bencana


Pemetaan untuk memonitoring daerah yang terkena dampak bencana luapan lumpur dari sumur bor PT. Lapindo Brantas di Sidoarjo-Jawa Timur, dalam upaya inventarisasi lahan yang harus diganti rugi.


Peta monitoring keadaan luapan lumpur Lapindo, serta rencana kolam penampungan dan tanggul, juga keterangan lokasi pengungsi dan lokasi pusat semburan dan sumur-sumur lainnya.
 

Monitoring perkembangan luapan lumpur untuk wilayah pemukiman di wilayah Porong – Sidoarjo.


Monitoring perkembangan luapan lumpur Lapindo pada kondisi terakhir.


Citra satelit untuk visualisasi daerah yang terkena bencana jebolnya Situ Gintung – Jakarta.


Perencanaan pembangunan jalan tol Bandung-Sumedang, disajikan dalam bentuk 3 dimensi untuk mengetahui bagian yang harus ditimbun, dipotong atau dibuat jembatan serta wilayah pembebasan.

Perencanaan Jalur Transportasi dan Trayek dalam suatu region, sehingga bisa menjangkau seluruh wilayah. 

Pemanfaatn citra satelit Untuk Pertanian dan Perkebunan
 

Perencanaan lahan-lahan pertanian yang akan ditanami jenis tanaman dengan varietas tertentu dalam pilot projek penelitian diversifikasi dan ketahanan terhadap hama dan penyakit.
 

Pemetaan Lahan Pertanian dan Jenis Komoditi yang ditanam untuk menghitung jumlah produksi pertanian wilayah.

Analisis penghitungan jumlah pohon dalam perkebunan kelapa sawit, dalam upaya menaksir jumlah produksi dalam luasan area tertentu, berdasarkan sampel area untuk mengetahui kerapatan pohon per luasan, atau dengan cara otomatis menggunakan pengolahan deteksi berdasarkan profil intensitas mahkota pohon dan konsep geometri diferensial dan kurva tepian objek.


Monitoring optimalisasi pola penanaman kelapa sawit pada areal perkebunan.

Pemanfaatn citra satelit Dalam Pembuatan Peta Wilayah.


Peta garis wilayah Kota Jambi hasil interpretasi dan delineasi citra satelit, sehingga menghasilkan peta vektor skala 1 : 5000


Pemetaan situasi di sepanjang koridor jalan tol yang melintasi wilayah Provinsi Banten sebagai bahan perencanaan pembangunan daerah.

Pemanfaatan citra satelit untuk Deteksi Perubahan Lingkungan


Pemetaan dan pemantauan daerah rawan erosi yang dideteksi dari kerapatan dan pola aliran sungai, keadaan terain serta tutupan lahan.

Pemanfaatan citra satelit untuk keperluan Kehutanan dan Lingkungan Hidup

Pemantauan penyebaran kebakaran hutan di suatu wilayah untuk keperluan upaya penanggulangannya.

Monitoring keadaan hutan di sekitar Gunung Tangkuban Perahu-Jawa Barat, untuk melihat kondisi kerusakan hutan yang terjadi. 

Pemanfaatan citra satelit 3 dimensi untuk memantau keadaan hutan di puncak dan lereng Gunung Kerinci-Jambi.


Pemanfaatan citra satelit untuk Pemetaan Sumber Daya Mineral



Pemetaan Penyebaran Singkapan Sumber Daya Mineral di suatu wilayah dalam rangka inventarisasi potensi sumber daya alam daerah, dengan memanfaatkan spectral analisis citra.


WORLDVIEW-1



Citra Satelit yang dihasilkan dari pemotretan atau perekaman melalui sensor yang ditempatkan pada satelit WorldView-1 merupakan satelit generasi selanjutnya yang ditempatkan pada ketinggian 496 km di atas permukaan bumi, memiliki kemampuan merekam data permukaan bumi per hari seluas 750,000 km² berupa citra dengan resolusi 0.5 m pankromatik dengan waktu kedatangan kembali pada lokasi yang sama dalam 1.7 hari. Satelit WorldView-1 ini hanya menghasilkan citra pankromatik saja dari sensor yang memiliki kemampuan resolusi 0.50 m pada nadir dan 0.59 m pada kondisi 25° off-nadir, dengan jarak sapuan yang cukup lebar sepanjang 17.6 km.

Karakteristik Satelit Worldview-1
 Peluncuran
Tanggal : 18 September 2007
Roket Peluncur : Delta 7920
Lokasi Peluncuran : Vandenberg Air Force Base
Orbit
Tinggi : 496 kilometer Sun synchronous, jam 10:30 am descending node
Periode orbit : 94.6 menit
Masa Operasi
Diperkirakan s/d tahun 2018
Dimensi Satelit, Bobot & Power
3.6 meter tinggi x 2.5 meter lebar,
7.1 meters lebar panel energi surya
Bobot : 2500 kilogram
3.2 kW panel surya, 100 Ahr battery
Sensor Bands
Pankromatik
Resolusi Sensor (GSD = Ground Sample Distance)
0.50 meter Ground Sample Distance (GSD) pada nadir
0.59 meter GSD pada 25° off-nadir
Dynamic Range
11-bits per pixel
Lebar Sapuan
17.6 kilometer pada nadir
Kapasitas Penyimpanan
2199 gigabit
Perekaman per orbit
331 gigabit
Maksimal Area terekam dalam sekali lewat
60 x 110 km mono
30 x 110 km stereo
Putaran ke lokasi yg sama
1.7 hari pada 1 meter GSD atau kurang
4.6 hari pada 25° off-nadir atau kurang (0.59 meter GSD)
Ketelitian lokasi
·  6.5 m CE90 pada nadir, dengan ketelitian actual antara 4.0 - 5.5 m CE90 pada nadir, diluar pengaruh terrain dan off-nadir
· 2.0 m jika menggunakan registrasi titik kontrol tanah